2.13.2017

CERITA CERITA TENTANG ENYAH


Yang dia tahu cukup dengan santainya melakukan hal hal yang disuka, si naif kecil yang mengikuti kata kata hatinya. Merasakan teguk, tetes demi tetes kecil dari luasnya samudera kehidupan. Tumbuh di dunia penuh keragaman yang juga diseragami. Diajarkan pula oleh dunia akan hidangan-hidangan utama.
Waktunya tiba ketika beragam mulut, lain mata dan telinga bertubi memberitahu tentang apa yang semestinya, tentang apa yang sudah terbukti. Melihat berbondong manusia berjalan bersama, mengenal hal yang umumnya dianut. Ada sandangan dari mayoritas bahwa benar adalah kebanyakan. Apa lagi? Tuntutan untuk menjadi standar wajar dari sekitar. Kata-kata yang menjadi pikiran, karena diri tidak normal, kata mereka.

Perlahan hal itu satu per satu mempengaruhi, fokus kini sudah berganti, memburamkan semua tentang kesukaan, tentang apa apa yang membuat enjoy, tentang apa yang menjadi autentik. Lompatan riuh bebas di sana sini membawanya pada suatu tempat tak terduga, menjadi langkah langkah untuk menjejak telapak milik yang lain yang sudah tertuju, ada perbandingan dan persamaan.

Ketika mengikuti alur yang sudah menjadi umum, ketika tanpa sadar mengikuti yang sudah sudah, lupa akan kata kata hatinya, lupa akan percikan antusiasnya, lupa perjalanan kreatifitas yang yang tak terbatas. Dikungkung oleh batasan yang biasa digunakan, menjadi sama dengan lain. Apa arti enjoy, penasaran dan bahagia, mengingatnya saja tidak terpikir apalagi merasa.

Lelah ini akhirnya memberi maknanya pada diri. Ada si sadar yang menyimak, perlahan menunjukan keberadaannya. Oh begitu rupanya.. Tidaklah harus mengikuti dunia, tidaklah harus menjadi standar kewajaran, tidaklah harus menjejak tapak lain. Bagaimana jika tidak harus menjadi itu semua, bagaimana jika mencipta dunia? bagaimana jika kenormalan sesuatu yang membosankan? bagaimana jika semua hanyalah persepsi hampa manusia? Ingatlah ada seorang anak bahagia dengan apa yang dilakukannya, dengan kesederhanaannya, dengan caranya sendiri bisa membuat dunia tersenyum.

Let your soul grow, grow with the warmth of the sun :)

3 komentar:

  1. Dicas...diksimu keren! :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. ampe gugel artinya, baru tahu gegara manda :')
      makasi mand, lesson+1 hua masi harus banyak belajar

      Hapus
    2. He? *ikutan gugling ahhahaa
      Manda juga baru tau nih, gegara ikutan gugling, hahaha.
      Selama ini pake kata itu karena sering denger aja. hehe

      Hapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...