10.10.2016

DERU DEBU, LIRIH SUARA YANG TAK TERDENGAR

woman and sunset

Debu--bagimu hanyalah partikel partikel kecil dari berbagai macam penjuru yang berkumpul. Terbawa angin membentuk pola irama tariannya yang lincah mengajakmu bermain-main, kehangatan sejuknya melewati sela lekuk tubuh, menderu berbisik ke dalam telinga dengan bahasanya sendiri, karena tiada rangkaian huruf yang mampu mendefinisikan dan menggambarkannya dengan kata-kata.

Menikmati momen itu dan membiarkannya lewat terjadi lalu menyisakan pertanyaan rasanya bukanlah hal yang bijak untuk dilakukan. Ini bukan hanya sekedar penerimaan sensasi luar tubuh, bukanlah mata yang melihat, kulit yang merasa-raba ataupun telinga yang mendengar. Yang dipersepsikan (olehmu) adanya suatu 'batas' jelas antara ruang external dan internal melalui penginderaan fisik--object yang diterima oleh indera.

Cukuplah secuil pemikiran kacauku, hanyalah latar belakang penamaan tag 'deru debu', memberikan ruang gerak tersendiri untuk menterjemahkannya ke dalam tulisan, walaupun mungkin beberapa diantaranya tidak akan mencapai sebuah kejelasan pasti..

Listen to the sound of the sound
Just feel, and it speaks through you :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...